Sunday, 23 April 2017

Apa Itu Metalcore




APA ITU METALCORE?

Metalcore adalah bukan merupakan fusion/gabungan dari Hardcore dan Metal melainkan hanyalah turunan dari genre Hardcore yang terinfluence genre Metal sehingga genre ini sendiri tidak termasuk dalam subgenre Metal. Genre ini muncul pada era 2000’an tapi sudah menunjukkan ciri-cirinya melalui band-band seperti Deadguy, Earth Crisis dan Intergrity sejak era 90’an. Metalcore sendiri nama yang dibuat oleh media,genre ini dulunya dikenal dengan nama Metallic-Hardcore.

Muzik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar dituining drop D sampai C, menggunakan hardcore scream dan death growl (juga didampingi clean vocal pada band-band sekarang), penggunaan Breakdown dan Biasanya bassist mengikuti gitar rhythm. Dilihat dari penggunaan Breakdown (ciri khas muzik Hardcore) ini maka dapat dipahami bahawa Metalcore akarnya dari Hardcore bukan Metal.

Band-band metalcore di dunia lain antaranya Avenged Sevenfold, Shadows Fall, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid,Unearth, Burnt By The Sun, Heaven Shall Burn, Caliban, Maroon, Mendeed dan sebagainya.

Pada perkembanganya metalcore juga membuahkan sub-genre yaitu Mathcore (contoh;The DIllinger Escape Plan, Psyopus, Coalesce, Ion Dissonance dsb) dan Deathcore (contoh;Job For A Cowboy, The Red Chord, Animosity, Trigger The Bloodshed dsb).


SEJARAH PERKEMBANGAN METALCORE

Metalcore adalah gabungan genre music yang menggabungkan elemen dari HEAVY METAL dan HARDCORE PUNK yang lahir pada tahun 1980-an. Meskipun metalcore ‘lahir’ sejak tahun 80-an,genre ini baru berkembang di tahun 90-an band-band seperti Integrity Earth Crisis,dan Motorhead. Selanjutnya,mereka diteruskan oleh band-band macam Killswitch Engage,Avenged Sevenfold,Trivium Lambs of God dan Atreyu.

 Band-band penerus metalcore ini ternyata menampilkan sesuatu yang berbeza. Mereka banyak terpengaruh dengan aliran yang disebut sebagai melodic death metal,yang lebih banyak menggunakan riff gitar melodius,solo yang lebih melodius,dan gitar akustik.



 Tahun 2000an,metalcore menjadi produk yang cukup komersil. Ini didorong oleh banyaknya indie label seperti Century Media dan Metal Blade,yang bersedia menggarap album-album band yang melabelkan diri mereka sebagai band metalcore. Sejak tahun 2004 sampai sekarang,band-band metalcore seperti Killswitch Engage, Shadow’s Fall, As I lay dying dan Bullet for My Valentine bahkan berhasil memperajui tangga lagu billboard di Amerika.


Saturday, 22 April 2017

Sejarah Deathcore



Sejarah Muzik Deathcore

Deathcore merupakan gabungan dua genre muzik: Metalcore dan Death Metal, maksudnya gabungan disini, mereka memfusionkan antara ketukan drum metalcore dan deathmetal, vokal growl ala death metal dan scream ala metalcore. Ciri ciri band deathcore iaitu lebih mendepankan breakdown. teknik vokal dan growl scream . Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang sama Death Metal, iaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang agnostik. Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation dan Crytopsy dan sebagainya. Pada era 2000′an semakin banyak band deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish,Suicide Silence, Bring Me the Horizon dan lain-lain.

Istilah Deathcore ini berasal dari pertengahan tahun 1990-an, tepatnya pada tahun 1996, Nick Terry dari majalah Terrorizer menuliskan: "Kami mungkin akan menetap di dalam istilah Deathcore untuk menggambarkan orang-orang seperti Earth Crisis (NYHC-ish/ masih sebagai Deathly Merauder)". Meskipun demikian, beberapa band seperti, Antagony dan Despised Icon tetaplah dianggap pelopor Deathcore. Namun, Despised Icon telah menolak asumsi tersebut. Majalah Decibel juga turut menulis bahwa band death metal seperti Suffocation adalah salah satu inspirasi utama untuk munculnya genre Deathcore tersebut dengan menuliskan bahwa: "Salah satu trademarks milik Suffocation seperti breakdowns, telah melahirkan suatu subgenre baru di kancah muzik Heavy Metal iaitu, Deathcore.

Muzik Deathcore mulai mendapatkan populariti melesat di tahun 2000-an (khususnya tahun 2006 dan 2007 )". Band terkenal yang membawa genre Deathcore ini termasuk Bring Me the Horizon dan Suicide Silence. Suicide Silence untuk lagu yang berjudul "No Time to Bleed" memuncak di nombor 32 di Billboard 200, nombor 12 di Chart Album Rock dan nombor 6 di Hard Rock Albums Chart, sementara album mereka "The Black Crown" memuncak di nombor 28 di Billboard 200, nombor 7 pada Chart Album Rock dan nombor 3 di Hard Rock Albums Chart. 

Kemudian dari Whitechapel merilis album dengan tema "This Is Exile". Setelah rilis , album Whitechapel "This Is Exile" tersebut terjual  sekitar 5.900 eksemplar, yang membuatnya masuk chart Billboard 200 pada posisi 118. Album Self-titled ("Whitechapel") mereka juga memuncak di nomor 65 di Canadian Albums Chart dan juga di nombor 47 di Billboard 200. Album mereka yagn berjudul "A New Era of Corruption" juga terjual sekitar 10.600 copy di Amerika Syarikat pada minggu pertama dirilis dan memuncak pada posisi nombor 43 di chart Billboard 200. 

Selanjutnya, British Band Deathcore Bring Me the Horizon telah memenangi Kerrang! Awards 2006 untuk kategori Best British Newcomer Inggris setelah mereka merakam dan merilis albumnya pada 2006 mereka yang bertema "Count Your Blessings". Tapi sayangnya, Bring Me the Horizon meninggalkan genre Deathcore ini setelah mereka rilis album "Count Your Blessings".  Terakhir, band pribumi San Diego iaitu Carnifex, berjaya dengan album pertama mereka yang berjudul "Dead In My Arms", terjual sekitar 5.000 eksemplar hanya dengan sedikit publisitinya. Carnifex pun direspon cepat dan akhirnya menandatangani kontrak dengan salah satu label rakaman Victory Records.

Seiring berjalannya waktu, pelbagai band Deathcore bereksperimen dengan menggabungkan genre lain ke dalam musik mereka sebagai pengaruh. Misalnya, Fallujah digambarkan sebagai band bergenre Deathcore dan pengaruh memasukan unsur-unsur Black Metal. Di sisi lain, ada Emmure juga telah dikreditkan sebagai band yang dipengaruhi oleh band Nu Metal dan digambarkan sebagai "Limp Bizkit Baru". Deathcore sering dikritik atau dipandang rendah, terutama oleh fans lama dari genre Heavy Metal lainnya. Alasannya untuk itu adalah karena sering menggunakan fusi dari death metal dan metalcore dan juga penggunaan Breakdown. Beberapa band yang telah disebut sebagai deathcore bahkan menolak asumsi tersebut. Dengan demikian, hal ini terlihat bahwa genre Deathcore ini telah dianggap sebagai genre metal yang paling dibenci .

Dalam sebuah wawancara dengan Vincent Bennett dari The Acacia Strain tentang Deathcore, ia berkata " Deathcore adalah nu -metal baru. Menyebalkan. Dan jika ada yang menyebut kita Deathcore maka saya akan melakukan sesuatu yang sangat buruk untuk mereka". Sementara dalam sebuah wawancara dengan Justin Longshore dari Melalui Through the Eyes of the Dead tentang label Deathcore, ia berkata; "Kau tahu, aku benar-benar benci istilah itu. Aku tahu kita sudah diberi label seperti itu tapi saya pikir ada yang jauh lebih banyak untuk muzik kami dari sekedar campuran death metal dan hardcore meskipun kami hanya menggabungkan elemen-elemen dalam muzik kami. Bagi saya adalah hal yang baru dan segar jika anak-anak seperti ini".

Pada November 2013, Terrorizer menulis "Istilah 'Deathcore' biasanya dilihat sebagai kata kotor di kalangan metal" whilist mewawancarai vokalis Bryce Lucien dari band metal Texas Seeker. Lucien kemudian menyatakan : "Sama seperti apa yang terjadi pada genre Metalcore di pertengahan 2000-an, Deathcore adalah istilah yang sering difitnah yang langsung dapat mengurangi kredibiliti band. Band saya terus-menerus disebut sebagai deathcore. Saya pribadi tidak terlalu mendengarkannya sama sekali, tapi itu akan baik-baik saja. Aku tahu di mana letak pengaruh kami".

Namun dalam kontradiksi, Scott Lewis dari band deathcore yang berbasis di San Diego yakni Carnifex tampak lebih ringan dan kurang peduli atas label tersebut, "Kami tidak salah satu dari mereka mencuba untuk melarikan diri band bendera Deathcore. Aku tahu banyak band mencuba dan bertindak seperti mereka dan kemudian memiliki masalah besar dengan itu, tapi jika Anda mendengarkan musik mereka, mereka sangat Deathcore. Saya tahu bahwa ada banyak kebencian terhadap Deathcore dan jenis band yang masih dikategorikan lebih muda".



Jake Harmond gitaris dari band yang Deathcore Chelsea Grin, ketika ditanya tentang band-nya dicap sebagai "Deathcore", menjawab dengan mengatakan, "Semua orang suka mengepakkan rahang mereka dan menyuarakan pendapat mereka sendiri ketika mereka berada dalam band yang dapat diberi label deathcore, tapi jujur we have never given a fuck", begitu tegasnya.



Karakter Muzik Deathcore

Vokal Deathcore lebih sering growl campur scream seram seperti Grindcore, namun ciri khas Deathcore menonjol dengan melakukan teknik slamming. Slamming adalah teknik growling yang berkesan suara babi. Sering disebut “Piggy Sound”. Tergantung dari lagu-lagunya, biasanya hanya sekedar “huiiiik” (tanpa lirik). Gitar Deathcore terkadang stem gitar dari drop D sampai B (tergantung apresiasi musik itu sendiri). Biasanya tipe ritmik chord-chord pentatonik. Melodinya pun berkarakter, dari yang kromatik biasa sampai arpeggios. Drum hampir semua metal, drumnya selalu memakai double bass. Namun, Deathcore memiliki ciri khas tersendiri dalam teknik drum yang sering disebut blasting. Blasting adalah teknik menghentak snare lebih banyak ketimbang cymbal. Teknik Blasting itu sendiri sering muncul dalam musik-musik jazz. Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran metal old school yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip yang melodian. Clean Vokal dalam genre Deathcore ini sangat jarang digunakan, kebanyakan band-band Deathcore tidak pernah mengadopsi penggunaan clean vokal. Berikut adalah gagasan dan eksperimen yang dilakukan oleh beberapa band-band Deathcore seperti All Shall Perish (dalam lagu "Awaken the Dreamers") dan Oceano (dalam lagu "Incisions")

 Ini adalah beberapa daftar band Deathcore yang mungkin tidak mampu memenuhi standard tertentu untuk kelengkapannya :
  •     The Acacia Strain
  •     A Different Breed of Killer
  •     The Agonist
  •     The Agony Scene
  •     All Shall Perish
  •     Animosity
  •     Antagony
  •     Arsonists Get All the Girls
  •     Asesino
  •     Belay My Last
  •     The Black Dahlia Murder
  •     Betraying the Martyrs
  •     Born of Osiris
  •     Bring Me the Horizon
  •     Caliban
  •     Carnifex
  •     Chelsea Grin
  •     The Concubine
  •     The Crimson Armada
  •     Cryptopsy
  •     Dance Club Massacre
  •     Dead Man in Reno
  •     Deadwater Drowning
  •     Design the Skyline
  •     Despised Icon
  •     Elysia
  •     Emmure
  •     Eternal Lord
  •     The Faceless
  •     Frontside
  •     Glass Casket
  •     God Forbid
  •     Here Comes the Kraken
  •     Impending Doom
  •     In the Midst of Lions
  •     Job for a Cowboy
  •     Killwhitneydead
  •     King Conquer
  •     Knights of the Abyss
  •     Malefice
  •     Make Them Suffer
  •     Maroon
  •     Mendeed
  •     Molotov Solution
  •     Mortal Treason
  •     Motionless in White
  •     My Bitter End
  •     Nights Like These
  •     Oceano
  •     The Red Chord
  •     The Red Death
  •     The Red Shore
  •     Rings of Saturn
  •     Salt the Wound
  •     See You Next Tuesday
  •     Shot Down Sun
  •     Suicide Silence
  •     Through the Eyes of the Dead
  •     Thy Art Is Murder
  •     The Tony Danza Tapdance Extravaganza
  •     Upon a Burning Body
  •     Veil of Maya
  •     We Are the End
  •     We Butter the Bread with Butter
  •     Whitechapel
  •     Winds of Plague
  •     With Blood Comes Cleansing


Sejarah Underground Di Malaysia




Sejarah underground di Malaysia ini sudah pun dimulakan oleh segelintir remaja pada lewat 70an dahulu. Mereka pada mulanya lebih terpengaruh kepada muzik Punk setelah banyak membaca majalah-majalah dari England dan juga daripada band The Sex Pistols yang begitu popular ketika itu. Mereka mula mengumpul berita, kaset dan majalah mengenai punk dan mula berhubung dengan scene punk di luar negara untuk mendapatkan bahan-bahan tersebut.

Joe Kidd telah menubuhkan scene punk yang pertama di Kuala Terengganu pada awal 80an, namun pada masa itu hampir tidak ada band yang ditubuhkan secara serius. Mereka hanya bermain gitar kapok sambil lepak di tepi pantai, tetapi pada tahun 1987 terdapat sebuah band di Terengganu yang memainkan irama punk dengan pengaruh thrash metal iaitu Mallaria dan mereka turut merakamkan demo yang tidak diketahui kesudahannya. Selain Joe Kidd dan rakan-rakan di Kuala Terengganu, terdapat juga geng-geng punk yang lain di Kuala Lumpur dan Pulau Pinang (Abazz daripada band punk The Karatz) tetapi semuanya dalam komuniti yang kecil dan tidak mempengaruhi budak-budak lain.

Ketika itu juga telah muncul segelintir pemuzik yang memainkan irama yang lebih keras iaitu thrash metal. Muzik ini dikesan pada sekitar awal tahun 1984 dan mula berkembang selepas lebih kurang dua tahun selepas itu. Antara band metal terawal di Malaysia ialah Punisher, Nemesis, Glottis, Picagari dan FTG. Mereka ini kebanyakannya mendapat pengaruh band-band luar negara seperti Sodom, Kreator, Black Sabbath, Venom, Slayer, Bathory dan King Diamond.

Pada peringkat awal ia tidak dilabel muzik underground kerana tidak wujud suasana bertukar-tukar demo tape, maklumat dan membuat fanzine sendiri. Material-material dari luar negara (album, demo dan majalah) masih lagi tidak dijual di sini. Kebanyakannya hanya dibawa oleh pelajar-pelajar di luar negara dan mana-mana mamat yang berminat cuma fotostat dan dubbing sahaja daripada mereka.

Bermula pada tahun 1988, keadaan sudah menjadi semakin hangat apabila sudah ramai remaja yang berminat muzik sebegini. Muzik tersebut sudah mula diklasifikasikan dengan lebih spesifik sperti death metal, industrial, grindcore dan black metal. Kalau sebelum itu jika sesuatu muzik itu lebih berat daripada heavy metal, ianya dipanggil thrash metal. Selain daripada band-band yang disebutkan tadi, sudah ada band yang memainkan muzik yang lebih ganas konsepnya iaitu black metal. Antara band black metal terawal ialah Black Fire, Rator dan Vulga. Pada tahun itu juga sebuah konsert thrash metal pertama kali telah diadakan di Stadium Negara dengan aksi band Punisher, Nemesis, Saxo dan Slap Death. Penonton dianggarkan sekitar 6000 orang walaupun sebelum beberapa buah media tempatan mengatakan konsert tersebut tidak akan mendapat sambutan ekoran daripada jenis muzik yang dibawakan. 

Suasana underground mula wujud apabila sudah banyak band mula merakamkan demo, membuat fanzine dan sudah ada gig secara kecil-kecilan. Muzik thrash, black dan death metal telah dilabel sebagai muzik underground. Pada penghujung tahun 1989, Rator telah merakamkan demo mereka yang pertama iaitu 'Evil Symphony' di Hellion Studio, Sil Khannaz juga telah ditubuhkan pada waktu ini. Fanzine juga telah mula wujud dan antara yang terawal ialah Aedes (Joe Kidd) dan Thrash Attack (Aziz). 

Zine Thrash Attack hanya dikeluarkan sehingga isu ke lapan sahaja dan selepas itu Aziz menyambungnya dengan zine Vortex From The East. Ada yang mengatakan zine Aedes (dimulakan pada tahun 1986) merupakan zine underground yang pertama di Malaysia tetapi menurut Joe Kidd sebelum itu sudah terdapat sebuah lagi zine di Terengganu iaitu Huru-Hara. Menurutnya editor zine tersebut hanya diedarkan di kalangan rakan-rakannya sahaja di Kuala Terengganu. Zine Aedes hanya wujud hingga isu ke tujuh sahaja. Zine-zine tersebut pada awalnya hanya ditulis tangan atau ditaip sahaja (menggunakan manual typewriter) dan kemudian difotostat serta diedarkan kepada rakan-rakan mereka di dalam dan luar negara. 

Sebuah zine dari Ipoh iaitu Krenmaut yang diusahakan oleh Sam (Batara Guru), Ajak dan Bearkey juga adalah antara zine yang terawal. Selepas tahun 1993 bermacam-macam zine yang keluar dan boleh dikatakan tedapat di seluruh negara terutamanya di Kuala Lumpur, Selangor, Perak, Johor, Sarawak, Pulau Pinang dan Pahang. Antaranya ialah Heartcore, Buddy Holly, Suffer Age, Mukus, Obscure People, Earslaughter, Piss of Mine, Nathias, Verization, Noisy Scene dan banyak lagi. Ada antara zine tersebut yang masih wujud sehingga kini seperti Nathias dan Mukus.

Pada waktu yang sama, scene underground berkembang dengan begitu pesat. Antara yang begitu aktif ialah di Kuala Lumpur, Ipoh, Kuantan dan Pulau Pinang. Pada awalnya hanya muzik metal sahaja yang menduduki 'carta underground' dan begitu banyak diadakan di kelab-kelab. Pada waktu ini sudah banyak band metal ditubuhkan seperti Silent Death, Suffercation, Infectious Maggots, dan banyak lagi. Kebanyakan daripada band-band ini berpusat di Kuala Lumpur dan sering membuat 'meeting' di Central Market. Bandaraya Ipoh juga antara yang paling aktif melahirkan band-band metal yang power. Antaranya ialah Langsuyr, Profane Creation, Necrotic Chaos, Athotorgh dan banyak lagi. Di Sarawak juga terdapat scene yang aktif dengan band metal seperti Senseless, Sputum dan Kremation. 

Pada waktu tersebut juga terdapat band black metal seperti Aradia, Nebiras, Bazzah, Hayagriva, Misanthrope, Mistik, Nakaratul Khaum dan macam-macam lagi. Selepas itu wujud bermacam-macam lagi band beraliran metal seperti Narsamum, Infernal Void, Silo, Kerrasuk dan pelbagai lagi band dengan konsep metal yang pelbagai. Kebanyakan daripada band tersebut juga sudah mula merakam album di bawah label-label independen yang wujud untuk menyokong scene underground seperti Dark Journey Records, Ultra Hingax Productions dan Sonic Asylum Records.

Jika disingkap kembali kepada senario hiburan tempatan pada waktu itu adalah tersangat menyedihkan kerana penguasaan golongan karyawan yang tidak punya sensiviti kepada progresi evolusi corak hidup alternatif, golongan muda/remaja. Sebahagian besar karya muzik mainstream yang diciptakan itu perlu berlandaskan kepada nilai komersil dan ini begitu menyesakkan citarasa golongan muda yang ingin sekali mencari kelainan. Sebut sahaja dari segi citarasa muzik, filem mahu pun budaya hidup, jelas golongan anak muda moden mahukan sesuatu yang mungkin tiada nilai komersil langsung tetapi kuat ciri estetikanya.

Bertitik tolak dari kemunduran dunia muzik tempatan, maka kelahiran aliran corak hidup alternatif melalui dunia muzik dilihat sebagai satu cetusan budaya pop yang menjana pengikutnya sendiri. Pada waktu itu rasanya kemeriahan dan keakraban sesama pengikut 'undergrounders' terasa utuh kerana bersemangat tinggi untuk mewujudkan dunia muzikal mereka sendiri. Tiada sebarang sempadan yang menghalang mereka dari menikmati alunan protes dan kekerasan dari pemuzik bermahzabkan underground kerana ia turut terkandung bersama cetusan hati dan jiwa pemberontakan remaja pada waktu itu. 

Turut sama lahir seiring dengan cetusan ini adalah kepelbagaian corak genre muzik tempatan. Daripada golongan pendengar muzik Melayu yang terkenal sinonim dengan irama leleh maka pencetusan genre muzik dari aliran kumuh Rock n’ Roll seperti Heavy, Speed dan Death Metal bagaikan mantra anak muda. Boleh dikatakan eksistensi gig-gig muzik underground muncul bagai cendawan tumbuh selepas hujan. Walaupun dijalankan secara kecil-kecilan di kelab malam atau pub-pub sekitar kota, namun kehadiran pengikutnya makin bertambah dan secara tak langsung gerakan ini boleh dikatakan mencapai status 'cult'. 

Kemasukan era 90’an, terasa benar-benar memberi impak yang besar. Jelas dari perubahan arah muzikal ketika itu turut sama mempengaruhi gaya hidup terkini dengan kelahiran generation-x yang membuahkan genre muzikal seperti 'alternative', 'grunge', 'indie', 'brit pop', 'punk', 'skin', 'hardcore' dan pelbagai lagi. Ia bagaikan virus yang pantas menular di kalangan remaja sekolah untuk turut sama mengikuti trend muzikal terbaru hasil import dunia hiburan antarabangsa. Kemeriahan begitu terasa, malah semakin banyak pula band-band gagasan anak muda Malaysia yang hebat wujud pada waktu itu seperti O.A.G, Spiral Kinetic Circus, Carburetor Dung, Butterfingers, Namesis, The Pilgrims, A.C.A.B dan banyak lagi.

Sekitar pertengahan 90'an, industri muzik underground tempatan bagaikan mencapai kemuncaknya kerana semakin banyak penganjuran gig-gig dilakukan di luar daripada ibu kota. Pulau Pinang, Perak dan Johor Bharu turut sama mempunyai pengikut undergrounders tersendiri dan hampir setiap hujung minggu pasti ada sahaja gig-gig yang dianjurkan oleh kumpulan underground tempatan. Apa yang membanggakan adalah kunjungan secara rasmi kumpulan–kumpulan muzik antarabangsa seperti Third Eye Blind dan Fugazi ke Kuala Lumpur untuk memenuhi undangan bermain muzik di Fire Discotheque. Penganjurannya dilakukan secara serba serderhana tetapi tetap mendapat sambutan yang menggalakkan daripada khalayak undergrounders Malaysia. Tidak ketinggalan, pergerakan muzik underground Malaysia ini pernah mendapat liputan yang khusus daripada majalah US berpengaruh seperti Rolling Stone. Pada edisi 528, November 1996, wartawan David Wright-Neville menulis satu halaman penuh tentang cetusan kelahiran budaya underground. Boleh juga disemak pada halaman 39, beliau menamakan tajuk artikelnya sebagai "The Rebels of KL: Malaysian subcultures are smashing stereotypes with their own brands of punk rock and grunge." Jadi disini saya mengambil satu petikan komentar beliau berkenaan tajuk di atas. "If there is any truth to the maxim that the more oppressive the dominant culture the more creative the subcultures, then tonight's gathering of punks, skin heads, dreads, and doyen of grunge speaks volumes about modern Malaysia. There are Malays, Chinese, Indians and a smattering of Eurasians, all gathered in an almost celebratory atmosphere which certainly speaks well of Malaysia's ability to manage its once explosive ethnic mix."

Malangnya pandangan positif diatas tidak selalunya dikongsi bersama wartawan akhbar perdana Malaysia.

Pernah tercetus satu kontroversi yang mengemparkan negara akibat daripada kewujudan budaya underground suatu waktu dahulu. Ia dijadikan satu isu sensasi negara kerana akhbar tersebut menampilkan foto seorang pemuda skin yang sedang asyik berpogo di salah satu gig di ibu kota. Isu laporannya benar-benar memberikan pandangan yang negatif kepada masyarakat dan secara tak langsung remaja Malaysia dituduh menghadapi krisis moral yang parah. Maka semenjak dari insiden itu juga semakin banyak gig-gig muzik underground diserbu polis atas arahan pihak atasan kerana khuatir dengan tahap keruntuhan moral anak muda. Pelbagai penyakit sosial turut dibangkitkan seraya dengan penglibatan ramai remaja yang gemar mengunjungi gig-gig ini. Semenjak dari insiden itu, maka pergerakan golongan underground menjadi sedikit mundur. Penganjuran gig juga semakin berkurangan walaupun kadang kala setiap bulan pasti ada juga penganjurannya. Maka dari sini terkesan kemunduran dari segi pengelolaannya dan bertambah parah banyak pula band-band yang menemukan titik noktah berkarya mereka di persada underground. Tambah memeritkan adalah apabila insiden Black Metal yang disensasikan oleh pihak akhbar 2 tahun yang lalu ... Akibatnya senario muzik underground menghadapi kelesuan. Walaupun begitu, untuk mengatakan scene underground telah berkubur adalah satu pernyataan yang mengundang kecelakaan kerana ia masih bernyawa dan akan terus wujud selagi ada golongan generasi muda. Jika diperhatikan sekarang (setelah hilangnya badi insiden Black Metal), senario underground kembali mengelegak. Tetapi intensiti dan penyatuan kelompoknya tidak seperti pada zaman permulaannya. Kini lebih banyak gig yang dilakukan atas dasar berpuak-puak mengikut genre muzikal yang tersendiri. Tiada lagi ‘unity’ yang sering dilaung-laungkan dahulu. Kalau diukur pula dari segi prestasi dan penguasaan muzikal memanglah amat membanggakan. Begitu ramai pemuzik muda generasi pelapis memiliki penguasaan dan kefahaman yang baik di dalam soal teknikaliti mereka untuk bermuzik. 

Dan isu terakhir yang menjadi kudis adalah soal pengurusan sesebuah show, gig atau konsert yang melibatkan nama-nama kumpulan underground. Sikap para penganjur kadang kala amatlah menyedihkan kerana yang dikejar adalah potensi komersil semata. Mereka bijak memanipulasi keadaan atau etika undergrounders bagi memenuhi keuntungan yang membuah kepada poket di samping tidak memandang serius kepada 'equipments' instrument muzik dan juga 'welfare' sesebuah band. Adakalanya bayaran upah yang diberikan kepada band juga mengecewakan dan hanya cukup makan. Jika dilihat dari sudut kewangan memangbukanlah soal pokok, tetapi setiap dari anggota band-band perlulah diberi imbuhan yang seimbang dengan perkhidmatan mereka menghiburkan khalayak.

Jika keadaan ini berterusan, mungkin senario muzik underground tidak mungkin mengalami evolusi sikap dan perubahan yang boleh dibanggakan.

SUMBER ASALMALAYANEUM.TRIPOD.COM

Tulang Belakang Muzik Underground



Setelah beberapa album Thrash Metal dilahirkan,banyak Syarikat-syarikat rakaman yang masih ragu-ragu dan takut untuk mengeluarkan produk-produk sebegini.Mereka menunggu reaksi pengikut-pengikut metal.Diantara label-label awal yang menolong dan memperjuangkan industri muzik Thrash Metal dan Extreme Metal ialah Metal Blade record,Steamhammer records,Roadrunner records,Tyfon records,Combat records,,Mega force records dan banyak lagi.Label-label ini bertanggungjawab mengetengahkan mereka dan berani mengambil risiko mengeluarkan album-album bercorak seperti ini.Dari label-label yang disebutkan diatas telah banyak melahirkan kumpulan yang tiada tolok bandingnya.Kebanyakan label-label ini ada diantaranya telah ditubuhkan sebelum wujudnya muzik thrash metal lagi.Label seperti roadrunner records telah ditubuhkan pada tahun 81, di Holand olej Kees weeles,label ini menyokong pergerakan Heavy Metal dunia yang ada ketika itu.Label ini kemudianya berkembang serata Eropah dan mempunyai cawangan dan ofis di Holand,German,Englang dan Amerika.Roadrunner records pernah mengeluarkan album Thrash Metal yang hebat seperti dari kumpulan Whiplash,Toxic,Executioner dan mendapat lesen untuk mengedarkan album-album dari syarikat lain.

Label matel lain yang bertanggungjawab dalam memperkenalkan bakat-bakat baru dari underground scene ialah Metal Blade records,ianya ditubuhkan pada tahun 80 oleh Brain Slagel dan mula beroperasi pada tahun 82 melalui produk pertama iaitu album kompilasi'Metal Massacre 1'Brain slagel juga adalah editor untuk majalah 'The New Heavy Metal Review',selain itu juga menolong memulakan stesen radio pertama ditempat mereka iaitu 'The Mighty Metal Hour' dan juga penganjur gig serta menjadi penulis untuk majalah sound dan kerrang.Brain Slagel banyak membantu kumpulan-kumpulan baru ketika itu seperti Metallica dan Slayer dan dia ialah orang yang bertanggunjawab menerajui Metal Blade records yang sehingga ke hari ini masih menjadi satu nama yang disegani.Kumpulan seperti Slayer,Sacred Reich,warlord,Nasty Savage,Omen dan banyak lagi yang semuanya barmula dari hasil bimbingan Metal Blade records.Tanpa label ini mungkin sejarah Thrash metal dunia tidak serupa seperti hari ini.Album pertama Slayer'show no mercy'dikeluarkan oleh metal Blade resords dan nama Slayer terus gah dibawah label ini.

Noise International records adalah salah satu label Thrash Metal yang berasal dari German.Label ini banyak membantu kumpulan dari negara mereka,ditubuhkan sekitar awal 80'an oleh Karl U Walterberch.Diawal penubuhan label ini ianya banyak mengeluarkan album-labum Heavy Metal dan speed metal seperti dari kumpulan Running wild,Grave Digger dan Sinner.selepas itu ditahun 84 album yang agak berat sedikit dikeluarkan iaitu lebih tertumpu kepada power/death/thrash metal seperti album kompilasi bertajuk'death metal'.Neat records dari England adalah salah satu label yang tertua didunia.Beroperasi pada tahun 79 diera New Wave OF British Heavy Metal seperti Cheer Accident,Tygers of pan tang,Satan dan Venom juga datang dari label ini.'Welcome To Hell' dikeluarkan pada tahun 81 dan seterusnya album kedua 'Black Metal' pada tahun 82.Melalui kedua-dua album ini Venom menukar dunia metal kesatu dunia metal yang baru dan bermulalah akar umbi muzik thrash metal.

Venom adalah antara enam kumpulan terpenting di dalam sejarah metal dunia.Mereka berjaya merubah dunia metal,bagaimana agaknya jika Venom tidak wujud.Neat records juga sempat mengeluarkan album solo gitaris Venom (mantas) ditahun 88 bertajuk 'wind of change'sebelum kembali semula menyertai Venom.Label ini juga mengeluarkan album speed metal dari kumpulan Raven,Atomcraft dan banyak lagi.Pada masa sekarang mereka telah mempunyai tiga label lain dibawah kendalian mereka.Ketika muzik Thrash metal baru bertapak kebanyakan stesen radio Eropah tidak menyiarkan lagu berunsur thrash Metal kerana mempunyai unsur negativ.Suatu ketika pada tahun 84 sebuah radio stesen di Amerika kerap kali menyiarkan lagu Thrash Metal dan ini banyak membantu perkembangan muzik tersebut,nama rancangan itu ialah 'Heavy Metal Thunder Radio show'.Stesen ini selalu memutarkan lagu dari kumpulan underground seperti Slayer,Venom,Metallica,Voivod dan banyak lagi jaguh-jaguh baru dalam arena metal.Radio ini mempamerkan bakat baru yang dicungkil dari arena underground ketika itu, dimana underground ketika itu adalah underground yang sebenar.Stesen radio lain yang turut mempopularkan muka-muka baru alah 'the mighty metal hour',Radio Venom dariBelgium,metal cage,power thrash dan overkill radio show.

Selain stesen-stesen radio dan majalah-majalah metal yang besar serta 'zine-zine underground banyak membantu kumpulan-kumpulan underground dan arena metal ketika mula hendak bertapak.Slayer magazine dari Norway merupakan salah satu majalah underground tertua di dunia wujud sehingga kehari ini.Dirumus pada tahun 1984 dan diterbitkan pada tahun 1985 sebanyak 200 keping sahaja ditulis dalam bahasa Norway.Majalah ini banyak membantu dan cukup terkenal diera muzik Thrash Metal sedang memuncak.Majalah underground seperjuangan lain yang hanya tinggal kenangan ialah seperti Blackthorn,Kick Ass,Power Metal,Mutilador,Thrash Metal,Morbit,Ultimatun.Dan majalah yang masih wujud pada hari ini ialah Holocaust,Isten,Aardshock,Horror Infernal dan banyak lagi.

Tidak lupa juga kelab-kelab dan stadium di eropah yang banyak memberi ruang dan peluang kepada band-band Thrash beraksi.Seperti di Hammersmith,British,di Holand ada Dynamo Club yang boleh memuatkan berpuluh ribu orang,wujud sehingga kehari ini dan masih aktif sehingga sekarang.Kumpulan-kumpulan besar yang pernah menggegarkan Dynamo Club dengan penjualan tiket yang sentiasa habis adalah seperti Venom,slayer,Metallica,Iron Maiden,Motorhead,Kreator,Mercyful Fate dan tidak ketinggalan juga Living Death,Anvil,Avalon,Battlezone(bersama bekas penyanyi Iron Maiden,Paul Diano) distruction,Atocraft Toxic dan banyak lagi kumpulan Thrash dan Metal yang mengembangkan bakat mereka disini.Banyak konsert-konsert dibuat menggabungkan kumpulan ternama dalam satu festivel setiap hujung tahun.Album kompilasi juga banyak dikeluarkan dalam mempromosikan muzik Thrash Metal. Album kompilasi yang cukupmendapat perhatian ramai seperti 'Death Metal Sampler'84(Running wild,Dark Avenger,Helloween dan Hellhammer)'Rock from hell'dan banyak lagi.Selepas tahun 84 ianya lebih tertumpu kepada muka-muka baru.Ianya lebih tertumpu kepada kumpulan baru Thrash Metal.


Hakikat Sebenar Death Metal



Death Metal tidak pernah tersisih daripada kelompoknya iaitu Speed, Power, Thrash, Doom atau sebagainya. Pada awalnya 'genre' Death Metal dipecahkan dari cabanh muzik Speed Metal dan Thrash Metal!. Bezanya antara irama Death Metal diolah dari Speed Metal, iaitu Death Metal menggunakan 'double bass' tetapi ianya tidak mengikut tempo seperti mana Speed Metal dan di sinilah ianya 'diklasifikasikan' sebagai Death Metal!. Persamaan itu sememangnya ada, cuma yang membezakannya ialah penggunaan temponya yang 'speed' manakala Death Metal 'double bass'nya dipelbagaikan dan lebih agresif.

Tetapi apakah sebenarnya Death Metal dari percatuan irama Thrash Metal?? Bagaimana pula Death Metal boleh dikatakan sealiran dengan Thrash Metal tetapi terpisah dua? Apakah bezanya Death Metal dengankesimabungan Thrash Metal? wujudnya Death Metal adalah dari salah satu kategori ekstrim Metal dipertengahan '80an dan diera Thrash/ekstrim Metal sedang memuncak, lahirlah bermacam-macam jenis kumpulan Metal yang mencari kelainan diantara satu sama lain. Tidak dapat dinafikan irama Detah Metal adalah lanjutan daripada muzik irama Thrash Metal yang telah diganaskan struktur muziknya.



Diagresifkan dari segi riff gitar, sound, penyusunan, vokal dan imej. Pendek kata Death Metal adalah muzik yang paling ekstrim dalam dunia hiburan Metal dan Death Metal adalah muzik yang sehabis ekstrim dari segala aspek. Selepas album pertama Possessed 'Seven Chruches'(1985), muzik Death Metal dapat mencari arahnya sendiri. Pada mulanya apa yang dikatakan Death Metal ialah agresif dan ekstrim, agresif untuk muzik dan ekstrim untuk imej dan lirik mereka. Irama Death Metal ialah penyusunan muzik yang agresif dari segala segi, pukulan drum yang kencang lagi laju (yang diadaptasikan daripada Thrash Metal), tone suara garau (kadang kala ada yang normal), riffing gitar yang laju dan distortion, sound yang bising serta berat dan muzik yang dimainkan seagresif yang boleh. Lirik Death Metal adalah bertemakan 'kematian, pemujaan, mitos, alam ghaib, gore, tahyul dan penekanan utamanya ialah tentang kematian bersesuaian dengan tema Death Metal itu sendiri.

Inilah apa yang dikatakan Death Metal pada tahun '80an, setiap kumpulan Death Metal dimestikan 'brutal', agresif, ekstrim dan liriknya perlulah berkaitan tentang topik Death Metal seperti yang diterangkan diatas. Jika tidak ianya bukan Death Metal! inilah ciri-ciri dan faktor yang sangat diambil berat oleh kumpulan perintis serta apa yang dikatakan dan digelar pada hari ini sebagai 'Old School Death Metal'. Selepas pertengahan '80an boleh dikatakan 'genre' Death Metal terbentuk yang dibawa dan dieksperimentalkan oleh kumpulan-kumpulan lagenda seperti Celtic Frost, Possessed, Morbid Angel dan Repulsion.

Tamadun Death Metal

Bermula intipati Death Metal yang dirintiskan oleh golongan pelopor Death Metal amat rumit untuk ditekankan siapakah yang mula 'mengagau' satu 'tamadun' Death Metal yang sebenar. Kuasa-kuasa induk dan tamdun di dalam muzik death Metal telah membuka penempatan di dalam dunia muzik Metal disekitar anatara 1984 hingga 1985. Tamadun paling awal Death Metal dimulakan oleh sekelompok awal yang merupakan saru generasi dengan kumpulan-kumpulan pertama yang 'meratah' muzik Thrash Metal seperti Slayer, Metallica, Exodus, Overkill dan lain-lain lagi.

Pembukaan lembaran untuk sejarah Death metal ialah produk sulung dari Celtic Frost melalui album mini mereka 'Morbid Tales' pada tahun 1984. Album mini ini campuran muzik Death, Heavy dan Doom Metal tetapi pada asasnya ialah Death Metal! Selain Celtic Frost, album pertama Bathory 'Bathory'(1984) juga diilhamkan sebagai album Death Metal pertama walaupun album ini lebih menyeluruh kepada Thrash/Black Metal. Tanggapan lain menyatakan lagu 'Captor Of Sin' dari Slayer melalui album single mereka 'Haunting The Chapel'(1984) adalah lagu Death Metal yang paling awal dicipta. Kegagahan dan kelajuan permainan muzik dipacu oleh Destruction dalam mini album 'Sentenced Of Death'(1984) juga mengutarakan elemeb-elemen Death Metal walaupun pada hakikatnya ianya ialah sebuah album Thrash Metal yang unik.

Secara kebetulan ditahun yang sama (1984) Noise Records mengeluarkan sebuah album kompilasi bertajuk 'Death Metal' yang memuatkan kumpulan seperti Halloween, Avenger, Hellhammer dan Running Wild. apakah kaitanya kumpulan-kumpulan ini secara langsung atau tidak langsung dengan muzik Death Metal? selain tajuknya 'Death Metal' sebenarnya muzik kumpulan tersebut merupakan akar umbi muzik Death Metal. Di ketika itu (1984), kumpulan yang mengutarakan penggunaan 'double bass' yang ketara dan agresif digelar Death metal walaupun kumpulan ini layak digelar Speed Metal tetapi akar umbinya bermula disini. Inilah yang cuba ditampilkan oleh Noise Records tentang apa yang dikatakan Death Metal pada ketika itu (1984).

Beralih kepada kumpulan-kumpulan yang baru memulakan karrier dalam arena underground, misalnya kumpulan Possessed. Di arena underground ketika itu, amukkan Possessed telah mengencangkan lagi angin-angin Death Metal yang baru bertiup melalui demo pertama mereka bertajuk 'Death Metal'(1984). Di dalam demo ini mengandungi 4 buah lagu yang sangat agresif dari segi penyusunan, riffing gitar, sound yang berat dan lirik yang bertemakan kematian, kegelapan, alam ghaib dan pemujaan. Possessed adalah nama yang tidak dapat ditumbangkan dalam pengglobalisasian muzik Death Metal! sebuah demo yang berintipatikan Death Metal ialah demo 'Surrender Or Die' dari kumpulan Slaughter. Kumpulan Morbid Angel juga ditubuhkan pada tahun 1984, seiringan dengan kumpulan Mantas yang baru menjejakkan kakinya ke alam underground. Mantas kemudian menukarkan nama kepada Death!, kumpulan Death adalah salah satu perintis irama Death Metal. 'Death By Metal' adalah demo sulung untuk tahun 1983 manakala demo kedua 'Infernal Death' telah mengetarakan ciri-ciri Death Metal.

Selain demo-demo tersebut yang dijadikan contoh untuk mengenalpastikan kedatangan muzik Death Metal, demo sulung dari Executioner tidak dapat dikecualikan berintipatikan muzik Death Metal, Executioner kini dikenali sebagai 'Obituary'. Begitu juga dengan demo Repulsion, Necrophagia, Master, Sarcofago dan sebagainya, muzik Death Metal 'dihiris' sehingga menjadi tajam dan menjadi satu bentuk muzikal yang begitu efectif untuk tahun-tahun berikutnya. Pada pandangan saya, merujuk kepada fakta-fakta dan produk-produk yang dikeluarkan pada tahun 1984, irama Death Metal dengan rasminya lahir pada tahun 1984 dan di sinilah bermula apa yang dipanggil 'genre' Death Metal! Death Metal dicipta pada tahun 1984 , revolusinya merebak pada tahun 1985.

Seterusnya selepas pertengahan '80an Death Metal bergerak secara perlahan-lahan dalam industri muzik ekstrim Metal kerana kemarukan irama Thrash Metal yang tidak dapat dibendung tetapi Death Metal terus merayap cerdas dalam kroni-kroni underground. 1985, sejarah Death Metal diperkukuhkan lagi dengan sejarah baru dicatitkan oleh kumpulan-kumpulan pelopor. Merujuk kepada 'gedung sejarah' Death Metal, Celtic frost dirujuk sebagai perasmi dengan mengeluarkan album pertama mereka 'To Mega Therion'(1985). Keaslian sebenar Death metal terserlah dalam 'To Mega Therion' dan ini merupakan jawapan untuk generasi Death Metal yang ada ketika itu serta inilah album Death Metal pertama yang sebenar-benarnya dari rekabentuk dan reformasi muzik Speed Meta! kehangatan muzik Thrash Metal adalah penyebab kenapa terbentuknya 'genre' Death Metal. Kumpulan Possessed menambahkan lagi catatan sejarah Death metal apabila album pertama 'Seven Chruches' dipasarkan pada tahun 1985.

Bermula dari album ini boleh dikatakan operasi pembentukkan Death Metal dibentuk, album ini mengutarakan riffing gitar dan solo yang laju, penyusunan muzik yang berat serta agresif, suara yang mempunyai 'tone', sound muzik muzik yang cukup berat lagi bising serta muzik Thrash Metal dilajukan 'seekstrim' yang boleh. Possessed mendapat gelaran sebagai sebuah kumpulan Death Metal melalui cara perantaraanya. Berpandukan album ini jangkaan dibuat bahawa Death Metal mendapat gelarannya daripada album 'Seven Churches'. Tahun 1985 telah menampakkan gugusan kejadian Death Metal yang ketara, perkataan Death Metal mula digunakan secara meluas diseluruh dunia. Penggunaan istilah 'Death Metal' terdampar didalam album pertama Onslought 'Power From Hell'(1985), dimana album ini seperti mahu memperkenalkan muzik Death Metal, jika dilihat daripada salah satu lagunya yang bertajuk 'Death Metal'.

Lagu tersebut dan kebanyakkan yang ada dalam 'Power From Hell' lebih berorientasikan muzik Death/Thrash Metal atau agresif Thrash Metal yang menuju kepada penciptaan tadisi Death Metal ala-Possessed! Kemunculan Sepultura sebagai 'graduan' Death Metal walaupun untuk sementara , melalui album 'Bestial Devastation'(1985) telah menaikkan 'darjat' irama Death Metal menjadi corta perlembagaan dalam muzik Metal yang keras. Bestial Devastation berhak dikatakan sebagai bercirikan Death Metal meskipun kategori Thrash Metal lebih membayangi muzik mereka. Walaupun kita lihat Celtic Frost, Possessed atau sepultura telah mencorakkan impak yang cukup besar dalam mewarnai muzik Death Metal, itu semua hanya setimpal apabila dinilai dari album-album pertama mereka kerana produk mereka yang seterusnya lebih kepada Thrash Metal dan eksperimentasi! Slayer dan Venom pernah digelar Death Metal di waktu karier mereka baru bersinar.

Begitu juga Destruction, apabila album pertama dikeluarkan iaitu 'Infernal Overkill'(1995), wakil pengedar album mereka Combat Records mengelarkan Destruction sebagai 'penghulu' yang mengetuai pergerakkan Death Metal di Jerman pada waktu itu. Hakikat sebenar Destruction adalah cetusan pergerakkan awal Thrash Metal di Jerman, Combat Records juga menspekulasikan kumpulan Bathory, Running Wild, Iron Angel dan Possessed sebagai 'warga' Death Metal dalam arena ekstrim Metal! Selama ini ketentuan yang jitu tidak dapat direncanakan bilakah Death Metal sebenar-benarnya muncul. Melalui teori METAL GEMPUR dan kesahihan yang dikumpulkan di atas, bahawa tamadun Death Metal bermula diantara tahun 1984 dan 1985. Tamadun telah dimulakan, bagaimana pula sejarah pelopor muzik Death Metal setelah mengembeling irama Death Metal selepas tamadunnya diimplikasikan??


Death Metal



"Death Metal Rules!!".. Ungkapan yang sangat popular suatu ketika dulu dikalangan pemuzik -pemuzik Death Metal, ianya menggambarkan bahawa Death Metal akan terus bertahta selama-lamanya di dalam muzik metal. Death Metal merupakan cabang awal muzik "Ekstrem Metal"yang dipecahkan dari titik permulaannya iaitu Heavy Metal. Tidak ada seorang pun yang dapat memberikan takrifan yang tepat bilakah sebenarnya Death Metal wujud. Ada sesetengah pendapat muzik Death Metal berakar umbi dari kumpulan-kumpulan lagenda seperti Venom, Motorhead, Black Sabbath dan Slayer. Ada pendapat lain pula yang mengatakan Kumpulan Thrash seperti Slayer, Sepultura, Kreator dan Bathory adalah generasi pertama Death Metal.

Pendapat lain pula mengatakan Death Metal adalah lanjutan atau jelmaan muzik Thrash Metal yang diekstremkan lagi. Menurut Satu lagi teori Death Metal tercetus serentak bersama sama muzik Thrash Metal, kalau kita gabungkan kesemua pendapat tersebut sememangnya menampakkan satu kebenaran tentang genre "Death Metal!", secara rasminya Death Metal lahir pada tahun 1983 tetapi kategori ini masih berkait rapat dengan muzik Thrash metal!.

Tetapi apakah sebenarnya Death Metal dari percatuan irama Thrash Metal?? Bagaimana pula Death Metal boleh dikatakan sealiran dengan Thrash Metal tetapi terpisah dua? Apakah bezanya Death Metal dengankesimabungan Thrash Metal? wujudnya Death Metal adalah dari salah satu kategori ekstrim Metal dipertengahan '80an dan diera Thrash/ekstrim Metal sedang memuncak, lahirlah bermacam-macam jenis kumpulan Metal yang mencari kelainan diantara satu sama lain. Tidak dapat dinafikan irama Detah Metal adalah lanjutan daripada muzik irama Thrash Metal yang telah diganaskan struktur muziknya.



Diagresifkan dari segi riff gitar, sound, penyusunan, vokal dan imej. Pendek kata Death Metal adalah muzik yang paling ekstrim dalam dunia hiburan Metal dan Death Metal adalah muzik yang sehabis ekstrim dari segala aspek. Selepas album pertama Possessed 'Seven Chruches'(1985), muzik Death Metal dapat mencari arahnya sendiri. Pada mulanya apa yang dikatakan Death Metal ialah agresif dan ekstrim, agresif untuk muzik dan ekstrim untuk imej dan lirik mereka. Irama Death Metal ialah penyusunan muzik yang agresif dari segala segi, pukulan drum yang kencang lagi laju (yang diadaptasikan daripada Thrash Metal), tone suara garau (kadang kala ada yang normal), riffing gitar yang laju dan distortion, sound yang bising serta berat dan muzik yang dimainkan seagresif yang boleh. Lirik Death Metal adalah bertemakan 'kematian, pemujaan, mitos, alam ghaib, gore, tahyul dan penekanan utamanya ialah tentang kematian bersesuaian dengan tema Death Metal itu sendiri.

Inilah apa yang dikatakan Death Metal pada tahun '80an, setiap kumpulan Death Metal dimestikan 'brutal', agresif, ekstrim dan liriknya perlulah berkaitan tentang topik Death Metal seperti yang diterangkan diatas. Jika tidak ianya bukan Death Metal! inilah ciri-ciri dan faktor yang sangat diambil berat oleh kumpulan perintis serta apa yang dikatakan dan digelar pada hari ini sebagai 'Old School Death Metal'. Selepas pertengahan '80an boleh dikatakan 'genre' Death Metal terbentuk yang dibawa dan dieksperimentalkan oleh kumpulan-kumpulan lagenda seperti Celtic Frost, Possessed, Morbid Angel dan Repulsion.

Pada masa itu Death Metal hanya untuk pengikut underground sahaja kerana Death Metal dilahirkan oleh pemuzik underground, maka populariti dan kelompoknya secara majoriti datang daripada 'perkampungan' muzik underground itu sendiri. Kumpulan Death Metal dunia bergerak dengan cara underground sahaja, aktiviti mereka disebarkan dengan cara underground iaitu 'tape-trading' dan tersiar dalam media-media (zine) underground. Berkaedahkan cara ini hanya peminat Death Metal yang sebenar sahaja yang mengetahui tentang muzik Death Metal dan dilingkungan pergerakan underground sahaja, satu-satunya lapangan untuk mereka mengibarkan dan mencurahkan bakat.

Suatu masa dahulu Death Metal dikenalpasti sebagai bentuk muzik yang terlalu ekstrim dan ianya tidak memenangi hati peminat Metal, tidak seperti penerimaan yang dilihat pada hari ini. Itu lah keunikan Death Metal disuatu masa dahulu, tidak ada istilah dark, melodic,teknikal atau progressif Death Metal. Death Metal adalah agresif, enegetik dan heavy! muzik tradisioanal Death Metal bukanlah suatu bentuk muzik depresif atau progresif yang bersifat eksperimentasi, ianya cuma satu perkataan sahaja yang layak untuk merumuskan Death Metal iaitu agresif!. Formula yang digunakan untuk merumuskan Death Metal adalah sama seperti kebanyakkan muzik Metal yang lain.

Death Metal 'digulung' dari elemen Speed Metal dan merupakan transpirasi dari irama Thrash Metal, ini adalah berikutan olahan muzik yang dilakukan sebelumya seperti Heavy Metal yang dikeraskan dari muzk 'Rock 'N' Roll' maupun Thrash Metal yang dipersembahkan dari pengaruh Heavy Metal dan Punk/Hardcore dalam bentuk kekerasan dan keunikan yang tidak ternilai. Di awal pengkategorian muzik ekstrim Metal, irama Speed, Power, Black, Doom, Death atau Thrash Metal dikelaskan mengikut kelainan yang ada pada setiap muzik itu dan pengkelasan muzik itu sendiri tidak dapat dinafikan ianya datang dari nama-nama muzik tersebut.

Di awal kebangkitan irama ekstrim Metal khususnya Thrash Metal, setiap setiap kumpulan cuba menampilkan corak permainan yang berbeza dan agresif, hampir setiap kumpulan dikala itu tampil dengan keagresifan yang tiada batasnya. Dari sudut inilah Death Metal cuba dibentuk dengan tahap keagresifan yang maksimum, itulah salah satu pecahan yang diadaptasikan daripada muzik Thrash Metal. Tujuannya adalah serupa seperti pecahan yang asalnya dari Speed Metal iaitu agresif! pada peringkat permulaan tahun 1983, pengkelasan irama Death Metal tidak digunakan secara meluas kerana Thrash Metal mula memonopoli angkatan muzik Metal pada masa itu. Dalam erti kata lain, Death, Black dan Speed Metal kadangkala semuanya dikategorikan sebagai Thrash Metal!

Friday, 21 April 2017

Thrash Metal 90an




Melangkah diambng 90'an Thrash metal masih lagi bertapak manakala death Metal semakin diminati.Dengan adanya kumpulan-kumpulan berpotensi seperti Deicide,Cancer,Incubus,Morbit Angel dan banyak lagi.trend terbaru ini ,Death metal telah sedikit sebanyak mengalih perhatian pendengar-pendengar Thrash Metal keirama Death Metal.Kumpulan lagenda Thrash Metal juga banyak yang berpecah dan ada juga kumpulan Thrash Metal turut mengikuti aliran baru ini.Kumpulan death Metal yang baru mendapat perhatian dari media masa dan inilah antara penyebab yang mengakibatkan populariti Thrash Metal luntur.Tetapi sumbangan kumpulan Thrash Metal kepada kumpulan Death metal sangat besar.Ada kumpulan yang cuba menghidupkan sprit Thrash Metal tetapi gagal.Kumpulan Slayer Metallica,Venom tetap berdiri teguh sehingga kini dan semakin diminati.

Muzik Thrash Metal dianggap mati apabila trend Death Metal menguasai sepenuhnya.Dari tahun 90 hingga 93 Death Metal digilai dan seterusnya menjadi satu muzik yang membosankan bila setiap hari kumpulan Death Metal mengeluarkan Style yang sama dalam corak permainan mereka.Selepas tahun 93 Thrash metal telah dilupakan terus,yang satu waktu dulu seperti wabak.Salah saui faktor yang menyebabkannya ialah apabila muzik Black metal bertukar menjadi trend baru menggantikan Death Metal.Treand baru ini lebih buruk lagi dan ianya sungguh memalukan dan sekaligus menghilangkan spirit Black Metal yang sebenarnya.Ada dahulunya bermain Death Metal serta merta menukarkan imej kepada Black metal.Tetapi setelah agak sekian lama kumpulan seperti Venom Bathory dan Hellhammer tidak mendapat publisiti,dengan muzik Black Metal yang sepert dilahirkan semula menjulang kembali nama-nama yang satu ketika dahulu agak tenggelam.

Venom Bathory dan banyak lagi disanjung semula,penggunaan spikes,leather,corps paint kembali popular.Ada kumpulan Black Metal yang membesar dizaman Black Metal mengutuk Thrash Metal lama dan memandang rendah terhadap meeka.Spirit muzik Thrash dan old scool metal kembali lagi dan cuba dibawa olek kumpulan seperti Nifelheim,Gehennah,Terror Squad dan banyak lagi.Mereka cuba mengembalikan zaman Thrash Metal ditengah-tengah kepesatan demam Gothic dan Black Metal tetapi ianya tidak mendapat perhatian.Diantara penghujung 97 muzik Thrash Metal mula mendapat perhatian semula di ketika trend Black Metal menjadi terlalu membosankan dengan penghasilan produk yang tidak bernilai.Keadaan ini memaksa sebilangan kumpulan-kumpulan kembali kezaman emas Metal diera 80'an.Banyak kumpulan yang membuat lagu cover dari kumpulan lama.Faktor lain yang mengembalikan semula zaman kegemilangan Thrash Metal ialah album penghormatan seperti untuk Venom,Slayer Sepultura dan banyak lagi adalah sememangnya sesuatu yang diperlukan untuk mengingati perjuangan dan jasa mereka.Kesukaan peminat untuk mendapatkan album 80'an juga menyebabkan album dari kumpulan Thrash Metal diulang cetak semula dalam bentuk cakera padat.

Malcolm Dome penulis muzik metal telah menerbitkan satu buku bertajuk The Book Of Thrash yang menceritakan tentang sejarah Thrash Metal.Ianya diterbitkan untuk memperingati jasa kumpulan Thrash Metal.Kembalinya zaman kegemilangan Thrash Metal ini juga disebabkan ada sebilangan pemuzik Black Metal yang matang menyanjung kumpulan lama 80'an disebabkan ada diantara mereka yang membesar dizaman tersebut.Sekarang ini mereka terpaksa bersaing semula dengan kumpulan Thrash Metal dan ianya terus mendapat tempat sehingga kehari ini.Sebenarnya muzik Thrash Metal ini tiaklah seburuk yang disangkakan.Benarkah muzik ini perosak?Kalau kita tanya pada majalah hiburan tempatan ,tentulah mereka berkata muzik Thrash Metal perosak Akhlah,perosak minda remaja muzik syaitan,tapi benarkah itu.Saya ada terbaca satu ketikla dahulu dalam satu artikel yang menghuraikan muzik Thrash Metal seperti satu ledakan bom,ianya seperti drum ditendang,bunyi gitar yang berkarat dan suara bagai dipaksa keluar.

Kebanyakakan wartawan tempatan tidak mengetahui tentng Thrash Metal lebih mendalam dan mereka cuba menulis tentang perkara yang mereka tahu.Ingatlah metal tidak boleh disamakan dengan pop,jazz,rap dan lain-lain.Metal adalah metal,sememangnya ianya ada terselit perkara negatif tetapi peminat dinegara ini tahu batasanya.Mungkin kerana muzik seperti pop,jazz ini lebih komersil maka segala-gala yang buruk mengenai muzik ini ditutup tetapi muzik Thrash Metal dibidas semahunya.Ramai orang tidak tahu bahawa muzik punk juga mengutarakan unsur positif dalam muzik meeka.Tetapi genre muzik Thrash terpahat didalam sejarah Heavy Metal,muzik metal terus diminati dan ianya tidak akan mati.Dinegara kita pun rock dan metal masih tidak mati dan semakin diminati,kesinambungannya penting dan disinilah garis penyambungnya.


Thrash Metal




Sekitar 1983 sebelum VENOM,SLAYER DAN METALLICA mula mengganas dengan muzik Thrash Metal,album-album yang dihasilkan dari tahun1980 sehingga 1982 oleh kumpulan seperti MANOWAR,EXCITER,TANK,RAVEN,WITCHFYNDE,CIRITH ANGOL,MOTOEHEAD,JUDAS PRIEST dan kumpula-kumpulan Heavy Metal yang baru memulakan karier mereka dianggap cukup laju dan ganas.dalam tahun 1983,Anthrax muncul dengan album pertamanya iaitu 'fistful of metal' yang lebih kepada speed metal tetapi cenderung kearah Thrash Metal,ditahun itu juga Mercyful Fate menerbitkan album pertamanya 'melissa'.Kumpulan baru mengambil inspirasi dari kumpulan-kumpulan Heavy Metal terdahulu,kumpulan punk dan juga hero-hero baru dalam dunia Metal seperti Venom,Metallica dan slayer.Didalam tahun itu juga,banyak kumpulan unerground telah menghasilkan demo dan selepas beberapa tahun band tersebut menjadi satu nama yang cukup besar.



Muzik mereka merupakan campuran Heavy Metal,dan Thrash Metal.Riff-riff Heavy Metal dilajukan dan elemen-elemen punk dimasukan.Kumpulan yang mengeluarkan demo pada tahun 1983 dan memeriahkan lagi suasana taktala Thrash Metal baru lahir ialah Mantas 'Death by metal'(kemudian bertukar kepada death)Sodom 'Witching Metal,Dark Angel 'Into The Inferno,Hellhammer 'satanic Rites,Voivod 'condemm to the gallows'Tankard 'heavy Metal Vanguard dan banyak lagi demo-demo dariBathory Death SS Exodus.Tahun sebelumnya kumpulan seperti Mega Death mengeluarkan demo pertama seperti 'life Threat juga Running wild 'Heavy Metal Like A Hammer Blow.Pada masa dan tahun yang sama juga Discharge mengeluarkan album pertama mereka ;Hear Nothing,see nothing,say nothing'dengan satu bentuk muzik baru iaitu 'hardcore'.hardcore ialah muzik punk yang dikeraskan lagi dari Discharge adalah perintis irama hardcore.hardcore juga adalah salah satu bentuk inspirasi barudalam muzik Thrash Metal.Menjelang tahun 1984 muzik Thrash Metal mula bertapak dan heboh diperkatakan,ianya berkembang diserata Eropah,Amerika dan wilayah-wilayahnya.

Dalam tahun ini semua orang menunggu akam keunculan kumpulan-kumpulan baru.Thrash Metal adalah dimensi baru dalam muzik Metal,setiap album yang keluar pada tahun itu dikaji.Apa-apa album yang keluar dan mempunyai sedikit kelainan dan kelajuan dikatakan Thrash Metal seperti album dari Cross Fire,Vulcain,Acid,Alien dan banyak lagi,kumpulan sebegini agak advance sedikit,mereka cuba mencampurkan speed meetal dan elemen-elemen Thrash Metal.Majalah metal yang popular ketika itu juga tidak ketinggalan untuk menulis artikel mengkaji tentang kewujudan dan phenomena baru dalam muzik Metal.Artikel yang dimasukan itu ialah'speed kills' mencungkil tentang Thrash Metal.Dalam tahun itu juga kumpulan yang penting dalam sejarah Metal dan Underground ditubuhkan seperti Morbit Angel,Sepultura dan sadus.selain album 'Ride The Lighting'dari Metallica yang mewarnai persada Thrash Metal,album-album lain yang merancakan lagi suasana termasuklah Bathory 'Bathotry',Voivod 'war the pain' mini album dari sodom,Destruction,Celtic Frost dan running wild.tidak ketinggalan juga album Metal yang lain dari Living death,Pantera,Mercyful Fate,Exciter,Hellstar,Trauma.Lahirnya juga kumpulan ungul yang menghasilakan ddemo seperti Possessed,tormentor,Destruction,nasty savage,Slaughter,Poison,Razor,Bulldozer,bathory,Legacy dan macam macam lagi.

Walaupun sambutanya tidaklah secara mendadak tetapi muzik Thrash Metal tetap mempunyai peminatnya yang tersendiri.Muzik Thrash Metal dikenali sebagai muzik yang bingit dan bising.Dimasa ini juga muzik Hardcore dan Metal sama naik.Muzik Thrash Metal tersebar ke seluruh dunia.di Amerika dan wilayahnya diseluruh eropah,termasuk juga Australia,Asia,dan Malaysia.Kegilaan terhadap satu bentuk muzik baru ini sungguh memeranjatkan.Dimana-mana kumpulan ditubuhkan untuk turut serta meributkan suasana yang sedia ada.

Dari ledakan Thrash Metal ini telah lahirlah banyak kumpulan ungul.Misalnya di German,kebangkitan Thrash Metal disana digilai ramai dan negara German adalah salah satu negara terpenting didalam sejarah Thrash Metal kerana banyak melahirkan kumpulan-kumpulan baru dan kemudianya menjadi idola di seluruh dunia.Penerimaan muzik sebegini bukanlah satu kesukaran kerana sebelum penjajahan muzik metal,German terlebih dahulu dikenali dengan scene metalnya.Bermula dari zaman Rock N Roll di german dengan kumpulan seperti Jane dan Tangerine Dreams.Selepas itu kumpulan Scorpions menggegarkan dunia pada tahun 70'an.Kemudian diawal 80'an kumpulan Accept mengganas diikuti dengan Warrant,Living Death,Sinner,Warlock,Grave Diger dan mereka dikenali sebagai German Heavy Metal kerana mereka mempunyai style yang tersebdiri.Germen juga melahirkan kumpulan speed dan Thrash Metal yang dikenang dan diminati sehingga hari ini.

Mereka di gelar Thrash Metal German,selain sodom,Destruction dan Kreator banyak lagi kumpulan Thrash Metal yang bagus Di German tetapi mereka tidak mendapat perhatian seperti yang mereka sepatutnya perolehi.Nama-nama seperti Necronomicon,Tankard,Assassin,Mekong Delta,Deathrow,Darkness,exumer,Vendetta,Protector,Holy Moses,Backwater,Blind Guardian,Minatour,Antichrist,exeruiation dan banyak lagi dimana mereka semua berpecah,hanya yang masih meneruskan sisa perjuangan adalah Kreator,Sodom,Destruction,Tankard dan Blind Guardian.Kebanyakan dari mereka smua hanya tinggalkenangan sahaja tetapi sumbangan mereka terlalu besar.kumpulan speed Metal di German cukup diminati,Germanic Speed Meral adalah Helloween,Running Wild,Scanner,Angel Dust,Iron Angel dan Tyran.

Sesungguhnya era 80'an adalah zaman kegemilangan German.pada era 80'an kumpulan dari German dan Amerikalah yang melahirkan banyak kumpulan unik,original,dan kelainan dari apa yang sedia ada.Selain di German,di Kanada juga terdapat banyak kumpulan yang unggul tetapi kerana kurangnya promosi mereka kurang dikenali di luar negara.Peminat Thrash Metal di kanada kurang memberikan sokongan dan kebanyakkan gigs yang dianjurkan oleh kumpulan-kumpulan underground tempatan disana kurang mendapat sambutan.Media masa disana juga kurang memberikan perhatian kepada kumpulan tempatan malah merendah-rendahkan mereka.Kebanyakkan kumpulan dari Kanada sangat berbakat cuma tak ramai orang yang tahu tentang mereka.Kumpulan yang tidak boleh dipertikaikan keunggulanya,disatu ketika dahulu menerajui arena Thrash Metal disana.

Apabila kumpulan lagenda power metal Exciter keluar dengan album pertamanya,'Heavy Metal Maniac' pada tahun 1981,diikuti dengan Anvil 'Hard N Heavy,1981 serta stuf-stuf awal dari Raven dan Pile Driver menyemarakkan lagi situasi Metal.Voivod 'war And Pain'adalah pembukaan disana bila mereka mengeluarkan album dibawah Metal Blade record.Kehebatan kumpulan Razor,Sacrifice,Infernal Majesty,Slaughter,Exorcist,Agression,DBC,SoothSayer,Malhavoc dan nama-nama yang kurang popular seperti Beyond Possession,Convict,Detente,Dissection,Malicous Intent dan Sword.

Kumpulan dari daerah Toronto adalah kumpulan terbaik.Kumpulan Sacrifice,Razor,Infernal Majesty,Slaughter,Voivod dan tidak ketinggalan juga Anvil,Exiter,Raven dan Pile Driver mempunyai reputasi yang besar manakala SoothSayer,Malhavoc,dan Aggeession cukup terkenal dalam underground scene ketika itu.Negara berjiran dengan German juga tidak ketinggalandirasuki muzik Thrash Metal.Di perancis kumpulan Morsure adalah pembukaan untuk Extreme Metalscene disana melalui album pertama mereka pada tahun 1985'Acceleration Process' album speed metal pertama disana dan dikira labum paling laju di Perancis dimana sebelum ini hanya demam Heavy Metal yang menghangatkan suasana.Aggressor adalah kumpulan underground Thrash Metal yang pertama di Perancis yang mengeluarkan demo pada tahun 1986 bertajuk 'the mercyless onslaught'diikuti debgan demo-demo dari LoudBlast,Mercyless dan Deathpower Nomed.

Kumpulan Thrash metal di German kerap kali membuat tour di Perancis dalam festival yang dianjurkan.Ini tidak kurang hebatnya di Brazil dengan keunikanVulcano,Sepultura,Sarcofago,R.D.P sextrash,Mutilator,Mayhem,Warhate,Chakal dan Holocausto.Mereka muncuk dengan bermacam style seprti Thrash Metal yang digabungkan dengan core/Thrash Metal diterima di seluruh dunia bukan sahaja dibarat malah di timur.Apa-apa yang menjadi kegilaan dan trend di eropah pastinya akan sampai di Amerika dan menjadi popular sepertimana di Eropah.Dinegara Timur,Autralia contohnya terdapat pengikut yang tersendiri di Sydney,Melbourne dan beberapa empat lain.Muzik Thrash Metal secara rasminya diterima di australia pada tahun 1985.

Kumpulan lagenda dari sana adalah seperti SlaughterLord,Mortal Sin,Sadist dan massive Appendage.Hanya Mortal Sin dan Hobb's Angel Of Death yang berjaya mengecap populariti diluar Australia.Kebanyakan kumpulan underground disana hanya popular diempat mwereka sendiri sebelum berpecah.Teapi jangan lupa AC/DC datangnya dari Australia.Dinegara-negara timur yang lain seperti Asia,muzik Thrash Metal sudah sampai di Israel,Turkey dan Jepun.Di Jepun muzik Thrash Metal telah menguasai sejak Genre Thrash Metal terbentuk lagi.Dengan adanya latar belakang Heavy Metal yang kuat seperti yang dibawa oleh Loudness,Kamikaze,Doom dan lain-lain lagi,penerimaan muzik seperti ini bukanlah satu kejutan.Kumpulan underground dari Jepun pada tahun 1984 sudah mula mengeluarkan edmo-demo seperti Jesus,Belladonna dan tradisi diteruskan oleh kumpulan Sacrifice,Casbah,Ghoul,Necrophile,Sabbat dan Messiah Death.Diasia tenggara ,Malaysia dan Singapura adalah scene pembukaan. Walaupun ada khabar-khabar angin bahawa pada tahun 80'an sudah ada pengikut-pengikut Thrash Metal di Indonesia,Thailand,Filifina,Brunei dan Hong-Kong tetapi hanya masih samar-samar.




Di Malaysia muzik Thrash Metal sampai sekitar 1983 dan 84 dimana ada pengikut-pengikut yang tersendiri seperti di Kuala Lumpur, Kelantan,dan Perak melalui rakan-rakan yang belajar diseberang laut,teapi bilanganya sangat kecil.Perintis-perintis dan kumpulan awal Thrash Metal seperti BlackFire merupakan kumpulan death metal pertama di malaysia,Punisher,Nemesis,Rator,WaitDeath,Assault,Petrol,Slap Death,PROV,Btrayer,Otto,picagari dan banyak lagi yang timbul ditengah-tengah kepesatan irama rock dan Heavy Metal.Selepas konsert Thrash Metal yang pertama di Stadium Negara pada tahun 1988 bertambah banyaklah jumlah kumpulan-kumpulan Thrash Metal ditubuhkan.Di Singapura,keadaan disan lebih 'advance'berbanding Malaysia dan mereka disana adalah pembukaan untukscene asia Tenggara.Kumpulan disana terlebih dahuku mengeluarkan demo-demo yang berintipatikan death metal.kumpulan-kumpulan veteran seperti Nuctemeron,Opposition Party,Fatal Fate,Dread,Crucifactor,Transgressor,Astaroth,Abhorer,Stulkas,Sexfago,malevolence,Infidel dan Abhorer adalah dua band yang cukup masyur,menaikan nama Singapura dimata asaingmelalui demo sebelum mereka.Demo-demo yang dihasilkan oleh kumpulan underground di Singapura tidak mendapat perhatian yang meluas.Sedangkan merekalah perintis untuk underground disana pada tahun 80'an.Cuma Nuctemeron dan Abhorer yang begitu menonjol dikala itu.Di Filifina muzik punk lebih menonjol dan diminati jika hendak dibandingkan dengan muzik metal.


Sejarah Thrash Metal


Thrash Metal? Apa itu Thrash Metal? Bilakah wujudnya definasi sebenar muzik Thrash Metal yang suatu ketika dahulu menggegarkan era lapan puluhan?! Thrash Metal pada awal zaman kegemilangannya banyak melahirkan kumpulan-kumpulan yang cukup berpotensi dan sehingga kehari ini masih lagi menjadi idola kepada kumpulan-kumpulan baru yang berunsur Agresif. Bilakah asal usul muzik Thrash Metal berakar umbi? Siapakah yang memonopoli, genre muzik dan memperjuangkan muzik sebegini sehingga ia menjadi genre muzik dan tradisi dalam muzik Metal? Benarkah Thrash Metal satu generasi baru selepas revolusi Muzik Heavy Metal??

Sememangnya tidak dapat dinafikan muzik mempunyai rangkain kaitan diantara satu sama lain.Apa yang dikatakan Metal dan dari manakah berasasnya muzik ini? Genre Metal secara amnya, diasaskan dari Heavy Metal. Tapi dari manakah pula wujudnya Heavy Metal? Heavy Metal datangnya dari satu tajuk lagu, "Heavy Metal Thunder". Heavy Metal berpunca dari Rock 'N' Roll dimana ianya diolah dalam bentuk yang lebih keras lagi. Ia mula berakar umbi pada tahun '50an' selepas irama Blues mula hilang taringnya, kemuadian muzik Metal dikenali sebagai irama "Headbangging".

Rock 'N' Roll mula berpecah kepada dua, satu kearah pembentukkan Heavy Metal dan satu lagi kearah muzik Punk disekitar tahun 60an. Punk adalah satu bentuk muzik keras dari Rock dan HardRock, salah satu pengasasnya adalah kumpulan "The Ramones". The Ramones memainkan muzik Rock N Roll secara agresif, dan selepas itu orang mula mengganggap The Ramones sebagi band Punk pertama tetapi pada dasarnya mereka melanjutkan dan mengeraskan muzik Rock N Roll.

Pada Tahun "60an" mula lahirlah album-album Heavy Metal terawal dari kumpulan-kumpulan seperti Blue Cheer, Led Zeppelin, Deep Purple, dan tentunya Black Sabbath!, Black Sabbath adalah bapa kepada segala muzik Heavy Metal pada hari ini. Pada Januari 1970 mereka keluar dengan album pertama dan terjual lebih 5000 unit pada hari pertama dilancarkan (pehhhh!!) dan menduduki carta di Britain ditempat ke-8.

Pada awal '70an' maka bermulalah zaman kegemilangan Heavy Metal!!, dengan munculnya perintis-perintis muzik Rock/Heavy Metal. Dalam pada kekecohan tersebut muncul pula kumpulan seperti Deep purple, Uriah Heep, Scorpions dan banyak lagi nama-nama tidak dapat disebutkan disini, secara tak langsung maka bermulalah lembaran baru dalam genre Heavy Metal/HardRock. Dipertengahan '70an' keadaan bertambah hangat apabila kumpulan-kumpulan seperti Judas Priest, MotorHead.... etc mula mewarnai persada Heavy Metal. Tetapi tidak lama selepas itu muncul pula genre "Glam Rock" akibat kemurungan Heavy Metal. Glam Rock mudah diterima kerana konsepnya yang agak slow dan lebih lembut jika dibandingkan dengan Heavy Metal.

Keadaan tersebut berlarutan sehingga tahun 1980!, Muzik Glam Rock, Heavy Metal tetap menjadi pilihan disamping bersaing dengan irama Punk yang semakin memuncak. Muzik ini semuanya datang dari akar umbi yang sama, kerana itu muzik Raw Punk dikatakan mempunyai persamaan dengan Heavy Metal. Muzik Raw Punk asalnya dari Amerika dan telah dipopularkan di Britain. Bermulanya 1980, apabila Punk telah reda sedikit dari kejutannya, bermulalah satu letusan baru dalam arena Heavy Metal!! Kumpulan-kumpulan baru muncul menerajui kumpulan-kumpulan yang telah sedia ada dan menuju kepada pembentukkan "generasi kedua Heavy Metal".
Di Britain pada awal '80an' pergolakkan berlaku dalam arena muzik Heavy Metal dengan kehadiran kumpulan-kumpulan yang cukup berbakat besar seperti Iron Maiden, Diamond Head, Angel Witch seta puluhan lagi dan tidak ketinggalan "Venom"! Kumpulan baru ini digelar "The New Wave Of British Heavy Metal". Diketika itu kumpulan-kumpulan yang popular sekitar awal '80an' adalah seperti Judas priest, Saxon, Iron Maiden, Motorhead, dan Angel Witch. Kumpulan -kumpulan seperti Saxon, Judas Priest, Iron Maiden dan Black Sabbath dikutuk serta dikecam kerana mempunyai lirik yang berunsur pemujaaan.

Yang sungguh memeranjatkan dari segi imej, muzik dan lirik mereka. Kumpulan ini adalah "Venom".Venom muncul melalui album pertama pada tahun 1981 bertajuk "Welcome To Hell". Kemunculan Venom tidak dapat dibendung, pengaruhnya tidak dapat disekat dan kewibawaan mereka didalam Muzik Metal tidak dapat disanggah!. Album 'Welcome To Hell' adalah campuran daripada muzik Metal dan Punk. Venom telah memulakan segala-galanya apa yang dipanggil "Extreme Metal" pada hari ini, semuanya bermula daripada mereka.



Album 'Welcome To Hell' sebenarnya adalah bersifat "Experimental" dan setahun selepas album pertama, Venom terus mengganas dengan album kedua berjudul "Black Metal". Album ini adalah antara album terbaik dan terlaris didunia. Melalui album ini juga, telah membuka destinasi baru dalam era metal dan berlaku perubahan iaitu metal telah dikategorikan kepada beberapa kategori seperti Black, Speed, Power, Doom dan pada tahun 1983 meletuslah irama baru iaitu "THRASH METAL".

Thursday, 13 April 2017

Megat, ACAB dan But DocMart

Megat, ACAB dan But DocMart


Megat, ACAB dan But DocMart: Satu Kenangan. 
Menyebut nama kugiran A.C.A.B., pastinya kita tidak boleh melupakan vokalis utama dan pengasas bersamanya, iaitu Megat Hafiz (magskin/maxhafidz). A.C.A.B. ditubuhkan oleh dua orang anak muda dari Kuala Lumpur, iaitu Megat dan Eddie (Edy J. Herwan). Kugiran ini digelar sebagai “The Godfather of Streetpunk/Oi of Malaysia” dan lagu-lagu mereka diangkat sebagai ‘lagu rasmi’ pengikut Skinhead Malaysia yang agak ramai tidak berapa lama dahulu.

‘Budaya’ Skinhead, sebagaimana Punk -- yang popular dalam kalangan pelajar sekolah serta anak muda sekitar pertengahan 90an sehingga awal Abad ke-21 -- mendapat maklum balas negatif daripada kalangan media dan masyarakat Malaysia secara umumnya. Namun, imej A.C.A.B yang memakai kasut but Dr Martin (digelar But DocMart), berseluar ketat dan kecil di bahagian bawah, serta berkepala botak, tetap menjadi ikutan sebilangan anak-anak muda ketika itu.


A.C.A.B.
Kugiran ini ditubuhkan sekitar 1994, dan asalnya dianggotai oleh Megat, Eddie, Black (dram), Anas (gitar) dan Sham (bass) yang menerokai muzik ‘Oi!’. Bersama A.C.A.B., Megat dan rakan-rakannya terbabit dalam penerbitan dan proses rakaman beberapa single, E.P, L.P dan album studio. Antaranya, We Are The Skin; Streets of Uptown (single); Eastern Oi! (L.P);  Unite & Fight (E.P.); Skinhead 4 Life; This is The A.C.A.B.(album studio). Untuk rekod, nama A.C.A.B. digunakan dari 1994 sehingga 2003. Selepas persembahan terakhir Megat bersama A.C.A.B. pada 2003, beliau (Megat) melanjutkan pelajarannya ke United Kingdom. Eddie meneruskan kerjayanya bersama Gerhana Ska Cinta manakala Irfan bersama The Times.

‘Tribute to A.C.A.B’
Pada tahun 2004, ‘Tribute to A.C.A.B’ diterbitkan dengan menampilkan beberapa kugiran indie, sebagai penghormatan kepada sumbangan A.C.A.B terhadap muzik Oi!, Streetpunk dan Ska di Malaysia. Antara artis yang terlibat ialah The Times dan Roots N’ Boots.

 
 

The A.C.A.B.
Sekitar tahun 2004, penambahan nama ‘The A.C.A.B.’ dibuat, memandangkan penukaran muzik yang dibawa oleh Megat dan rakan-rakannya, daripada Oi! kepada rock indie (independent rock). Megat yang ‘menghilangkan diri’ selama dua tahun, mula menggunakan gelaran baru, Max Hafiz, dan berjuang bersama rakan-rakan The A.C.A.B: Eddie (gitar), Mono (bass) dan Irfan (dram). Album ‘This is The A.C.A.B’ dikeluarkan sekitar 2006. The A.C.A.B. membawa muzik rock indie, yang mencampurkan nilai muzik rock Asia dan Barat. 

Addukhan
Sekitar Januari 2012, Megat merakamkan single berjudul ‘Purnama’ bersama sebuah kugiran baru, bernama ‘Addukhan.’ Lagu ini dirakamkan di sebuah studio di Sri Damansara oleh Addukhan yang bermaksud ‘asap’ dalam istilah Arabnya. Megat yang menggunakan nama Max Addukhan berperanan bersama Wan Barat sebagai vokalis dan pemain gitar; tatkala Hanna Hamdan beraksi selaku vokalis dan pemain bass. Irfan Iskandar pula bermain dram.

Melanjutkan pelajaran ke Syria
Berdasarkan laporan pelbagai sumber, Megat dilaporkan melanjutkan pelajaran ke Syria. Beliau menuntut dalam bidang bahasa Arab dan Syariah. Beliau mula tampil dengan imej berserban dan berjubah selepas mendalami ilmu agama Islam di Jenderam Hilir. Di dalam satu temubual yang disiarkan dalam Majalah Mastika pada Disember 2009, Megat menyatakan bahawa beliau sudah membuang tatu di tangan dan dadanya.

Khatimah
Tatkala ingatan kita masih segar dengan pelbagai laporan serta kupasan negatif oleh media massa berkenaan ‘budaya’ Skinhead sekitar awal dan pertengahan alaf baru yang lalu, Megat tampil mengejutkan kita dengan gaya berserban dan berjubahnya. Semoga apa yang baik dijadikan tauladan; yang sebaliknya kita jauhkan. Bersamalah kita saling tegur-menegur dan nasihat-menasihati. Kita melihat apa yang dicakap; bukan siapa yang bercakap. Selamat berfikir. Salam.

------------------------------------------- 
Sumber: